Maulid Nabi Muhammad dan Sumpah Pemuda Memperkuat Semangat Jihad MI Al Khoiriyyah O1 Semarang

Maulid Nabi Muhammad dan Sumpah Pemuda Memperkuat Semangat Jihad MI Al Khoiriyyah O1 Semarang

Semarang - Alhamdulilah saat ini kita telah memasuki satu bulan yang mulia yaitu bulan Rabiul Awal, bulan lahirnya Nabi Agung Muhammad SAW., yang lebih dikenal di lingkungan masyarakat umum bulan Maulid, bahkan kalau orang Jawa lebih banyak menyebutnya bulan Mulud. Yang secara agama memiliki makna sebagai bulan kelahiran, yaitu kelahiran manusia mulia utusan Allah SWT yang memiliki gelar Al Amin, Muhammad bin Abdullah.

Sebuah tradisi yang telah membudaya di lingkungan kota Semarang, bahkan di Jawa, bahwa bila masuk bulan Rabiul  Awal atau bulan Maulid atau bulan Mulud, maka dapat dipastikan di masjid, musholla, surau, majlis ta’lim, majlis dzikir  akan terdengar lantunan  salawat, yang terkadang diiringi dengan suara alat rebana.

Demikian pula  dengan  Lembaga Pendidikan tertua di Bulustalan, MI Al Khoiriyyah 01  Semarang tetap melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW walaupun secara sederhana, namun khidmad dan penuh semangat yang didasari nilai-nilai keagungan Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan yang dikemas dengan begitu sederhana namun terasa khidmad ini diisi dengan berbagai rentetan acara pembacaan kalimat-kalimat toyibah,  dari  mulai pembacaan al Barjanji,  Dziba’, sampai dengan Dzikir Jamaah, dipimpin ustadz Rohman,  di aula MI Al Khoiriyyah 01 Semarang, Rabu (28/10). Dihadiri oleh seluruh ustadz/ah, karyawan sampai dengan pengurus Yayasan dan diikuti oleh seluruh talamidz dan orang tua secara virtual.

Siti Muthiah selaku Kamad MI Al Khoiriyyah 01 mengatakan, bahwa acara ini merupakan salah satu pembelajaran yang bisa diikuti oleh seluruh talamidz dan wali talamidz, bisa menyimak secara baik, dari awal sampai akhir acara. Siti Muthiah berharap, dari acara tersebut para talamidz bisa  menjadi seorang pemuda tangguh yang siap menghadapi situasi apapun dan sesuai dengan akhlak nabi Muhammad SAW.

Di sela-sela sambutannya, kepala madrasah juga menyampaikan pemberian ucapan selamat sumpah pemuda 28 Oktober 2020. Ini selaras dengan tema peringatan Maulid Nabi sejalan dengan peringatan Sumpah Pemuda. Sebagai pemuda harus senantiasa siap mencontoh perjuangan Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana pula isi sumpah pemuda yang menghimpun dan mengumpulkan pemuda dalam rangka untuk menyatukan visi dan misi perjuangan pemuda dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia khususnya dan kemerdekaan Islam pada umumnya.

Dengan demikian maka para talamidz MI Al Khoiriyyah O1 adalah sebagai bagian dari calon pemuda-pemuda tangguh ini, sebagai generasi penerus perjuangan para ulama dan ustadz-ustadzah harapannya tetap senantiasa semangat dalam belajarnya. Walaupun masih belajar daring dan PJJ namun harus tetap semangat, materi tetap harus disampaiakan secara maksimal tegas Nurul Hidayah selaku waka kurikulum. 

Namun demikian, penghormatan terhadap kearifan lokal tetap di jaga, adat dan kebiasaan yang saat tidak pandemik berjalan saat ini juga tetap dilaksanakan, seperti acara pada bulan ini baik PHBI maupun PHBN , ada pringatan Hari Santri, Peringantan Maulid Nabi Muhammad SAW, peringatan Sumpah Pemuda dan lain sebagainya. (NH-KHO1/sby/bd)

Share this Post