Kegiatan Ramadhan Anak RA Al Khoiriyyah Diunggah Di Channel Youtube

Kegiatan Ramadhan Anak RA Al Khoiriyyah Diunggah Di Channel Youtube

Semarang – Kualitas ibadah tak akan berkurang walaupun harus dilaksanakan di rumah. Kualitas ibadah tidak dinilai dari lokasi ibadah, melainkan lebih ditekankan dari kesucian jiwa, keikhlasan, dan kekhusyukan yang merupakan penentu kualitas ibadah umat Islam. Ibadah di masjid memang lebih mulia, tetapi dengan catatan dalam kondisi normal. Namun, karena saat ini sedanng situasi darurat, ibadah di rumah justru menjadi kewajiban.

Terkait hal ini, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawah 1441 H di Tengah Pandemi Wabah Covid- 19. Dalam SE disebutkan, umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan baik berdasarkan ketentuan fikih ibadah.

Menteri Agama juga mengingatkan, sahur dan buka puasa dilakukan secara individu atau bersama keluarga inti. Begitu pula shalat Tarowih hendaknya dilakukan di rumah. Karena itu, tidak melakukan kegiatan shalat tarawih keliling (Tarling), takbiran keliling, dan pesantren kilat kecuali melalui media elektronik.

Mengikuti SE No. 6 Tahun 2020 untuk beribadah di rumah bersama keluarga inti, maka guru RA Kemenag Kota Semarang meminta anak didiknya untuk melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah di rumah. Kepala RA Al Khoiriyyah, Kecamatan Semarang Selatan, Mardiyah mengaku mendapat banyak kiriman foto dari orangtua siswa tentang pembelajaran bersama dengan anaknya, seperti sholat berjamaah, tarawih, buka puasa bersama,

“Ada beberapa yang cerita bahwa anaknya yang sudah di kelas B, sudah berpuasa sehari penuh,” jelasnya.

Dikatakan Mardiyah, pembelajaran selama Ramadhan difokuskan melalui chanel youtube yang dikelola Al Khoiriyyah. Untuk anak yang sudah duduk di kelas B, konten youtube berkaitan dengan tausiyah yang dilakukan bersama orangtuanya. Sedangkan yang masih duduk di kelas A, videonya berkisar tentang niat dan doa buka puasa dan bilal tarawih.

“semua kegiatan tausiyah anak saat Ramadhan, kami masukkan ke chanel youtube RA alkho 01,” paparnya dengan bangga.

Menurut Amhal Kaefahmi, ibadah di masjid memang lebih mulia, tetapi dengan catatan dalam kondisi normal. Namun, karena saat ini sedang situasi darurat, ibadah di rumah justru menjadi kewajiban. Karena itu, umat Islam wajib mengikuti semua anjuran ataupun protokol kesehatan yang dibuat pemerintah dalam wabah Covid- 19. Anjuran itu, dibuat untuk kebaikan semua orang terutama untuk menekan penyebaran Covid- 19.

“Ramadhan tahun ini, menjadi momentum penting bagi orangtua untuk lebih dekat dan hangat dengan anak-anak dan keluarga. Terlebih kegiatannya diunggah di channel youtube, sungguh membanggakan,” tutur Amhal Kaefahmi, usai shalat Tarawih bersama keluarganya di rumah Yogyakarta, Rabu (6/5/2020)  (Amhal Kaefahmi/bd)

Share this Post