Amhal Kaefahmi: Jalankan Fungsi Pengawasan Dengan Memanfaatkan Teknologi Digital

Amhal Kaefahmi: Jalankan Fungsi Pengawasan Dengan Memanfaatkan Teknologi Digital

 Kantor Kementerian Agama Kota Semarang - 25 Maret 2020

Semarang – Kebijakan pemerintah terkait belajar dari rumah melalui pembelajaran daring/jarak jauh untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, juga dilakukan pengawas madrasah yang tetap menjalankan tugas fungsinya untuk melakukan pembinaan, pemantauan, dan penilaian pada guru dan kepala madrasah (Kamad) binaan.

Pembinaan terhadap guru dan (Kamad) binaan dilakukan pengawas madrasah dengan memberikan materi pembinaan yang dilakukan secara daring dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi terkait kompetensi Kamad maupun kompetensi guru.

Materi pembinaan pada Kamad dititikberatkan pada aspek manajerial dalam mengembangkan madrasah dan administrasi yang berkaitan dengan kinerja Kamad. Sedangkan untuk guru ditekankan pada literasi untuk menguatkan pembelajarannya.

“Kendati madrasah libur, kami tetap bekerja dari rumah dengan memanfaatkan teknologi digital,” tutur Amhal Kaefahmi, pengawas madrasah Kemenag Kota Sematang, saat koordinasi dengan para Kamad binaannya di Semarang, Selasa (24/3/2020).

Dikatakan Amhal Kaefahmi, melaksanakan pembinaan secara daring itu sesuai Surat Edaran Menteri Agama Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid- 19) Pada Kementerian Agama dan SE Dirjen Pendis Nomor 285.I Tahun 2020 tentang Upaya Pencegahan Virus Covid- 19, serta mempertimbangkan prioritas keselamatan, kesehatan lahir dan batin warga madrasah.

Di dalam SE tersebut, tambahnya, disampaikan ketentuan mekanisme pembelajaran dan penilaian madrasah dalam masa darurat pencegahan penyebaran Covid- 19 untuk belajar dari rumah. Karena itu, ia melaksanakan tugas pengawasannya melalui pengawasan daring/jarak jauh dengan memberikan materi pembinaan yang berkaitan dengan tugas Kamad, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian sebagaimana yang ada dalam butir instrumen Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM).

“Minggu ini, kami memberikan materi dan contoh membuat Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) serta Rencana Kerja Madrasah dan Rencana Kerja Kepala Madrasah,” tandas Amhal.

Sementara itu, kepala MI Darul Ulum Pedurungan, Muhammad Mufed,dan kepala MI Al Khoiriyyah 01 Semarang Selatan, Siti Muthiah mengatakan, kendati madrasah saat ini diliburkan, seiring perkembangan penyebaran Covid- 19 yang akhir-akhir ini semakin meluas, namun keduanya tetap melaksanakan tugas melalui daring sesuai arahan pengawas pembinanya.

Pemberian tugas pembelajaran yang dilakukan, ucap Mufed, dengan mempertimbangkan konsep belajar dari rumah, yaitu sebagai usaha memutus mata rrantai penyebaran Covid- 19. Ia juga selalu memantau dan memastikan agar tugas yang diberikan diselesaikan siswa tanpa keluar rumah dan tetap terjaga kesehatan, serta cukupnya waktu istirahat untuk menunjang daya imunitas siswa.

“Alhamdulillah, pengawas kami, pak Amhal Kaefahmi, selalu membimbing dan memberi pembinaan dengan cara yang menyenangkan. Meski libur, kami selalu berkoordinasi, terlebih saat ini bersaam dengan Penilaian Akhir Semester genap kelas VI dan kenaikan kelas,” pungkas Mufed dan Siti Muthiah, dengan bangga.  (Amhal Kaefahmi/bd)

Share this Post