Penerapan Pembelajaran Daring di MI Al Khoiriyyah 1 Semarang

Penerapan Pembelajaran Daring di MI Al Khoiriyyah 1 Semarang

Semarang - Saat ini semua peserta didik sedang menjalani masa Belajar di Rumah. Kebijakan tersebut diberikan oleh pemerintah terkait wabah Covid-19 yang melanda dunia, termasuk di tanah air. Pembelajaran yang semula tatap muka diganti dengan pembelajaran Dalam Jaringan (Daring).

Demikian pula yang dilakukan di MI Al Khoiriyyah 01 Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang. Peserta didik diberi pembelajaran Daring dengan melibatkan orangtua untuk mendampingi anak mengerjakan tugas-tugas belajar di rumah.

Kepala MI Al Khoiriyyah01 Semarang, Siti Muthiah mengatakan penerapan daring di MI Al Khoiriyyah01 Semarang berjalan baik dan lancar berkat kerjasama antara ustadz/ah, talamidz, danorang tua yang saling mendukung, sehingga tidak ada kendala apapun.

Ustadz/ah melaksanakan daring ini dengan menggunakan aplikasi google classroom (GCR), grup WA dan Video call. Pelaksanaan pembelajaran daring ini ditempuh sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang semakin meluas di Jawa Tengah, demikian disampaikan SitiMuthiah dalam pantauannya selama melaksanakan Work From Home (WFH), Sabtu (4/4/2020)

“ Selama pandemik Corona ini, ustadz/ah MI Al Khoiriyyah 01 Semarang melaksanakan pembelajaran daring secara kreatif, menyenangkan dan menantang serta melatih kemandirian, dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi talamidz/ah. Bahkan, tidak saja talamidz yang merasa senang mengerjakan tugas-tugasnya, namun orang tua pun ikut senang mendampingi mereka belajar”, tuturMuthiah.

Pesan dari pengawas Kemenag, Amhal Kaefahmi, “Bahwa guru tidak boleh memberikan tugas yang membebani siswa. Yang perlu dipastikan adalah, selama belajar di rumah, anak-anak tidak keluar rumah jika tidak perlu, apalagi malah rekreasi.” Pesan tersebut sudah dilaksanakan dengan baik oleh MI Al Khoiriyyah 01 Semarang, untuk menjaga diri dari penyebaran dan penularan wabah Covid-19.

Secara tehnis pelaksanaan pembelajaran daring di MI Al Khoiriyyah01 Semarang adalah membuat jadwal harian. Setiap pagi ustadz/ah mengirimkan tugas lewat GCR dan dilaporkan melalui WA grup kelas masing-masing, dan orangtua melaporkan kegiatan talamidz/ah setiaphari, dibatasisampaipukul 20.00. Setelah itu ustadz/ah merekap dan melaporkan nilainya secara berkala.

Selain mata pelajaran umum dan agama yang kami berikan tugas lewat google classroom, kami juga tetap melaksanakan pembelajaran tahsin dan tahfidz lewat video ataupun videocall, dan tidak ketinggalan, shalat wajib dan shalat sunah, olah raga dan birrul walidain. Orang tua sangat senang dengan penugasan ini, karena talamidz cenderung jadi rajin untuk beribadah dan juga membantu pekerjaan orang tua di rumah. Kami juga memberikan siraman rohani setiap hari Ahad oleh ustadz/ah sebagai motivasi keimanan bagi talamidz dan juga orang tua.

Sedangkan rapat dan koordinasi guru, kami menggunakan aplikasi zoom cloud meeting, Dengan rapat on-line ini, koordinasi rutin, dan mendesak yang mengharuskan untuk bermusyawarah, dan juga pelaporan kegiatan tetap bisa dilaksanakan tanpa harus saling bertemu, tegasnya.

Share this Post